Belajar Menanam Sayur di Kebun Hidroponik

Peringatan hari lingkungan hidup di MIN 1 Pekanbaru berbeda dari tahun sebelumnya.  Pada tahun ini diperingati dengan mengajak siswa belajar menanam sayur di kebun hidroponik.

Pada hari Selasa 1 Oktober 2019 sebanyak 15 siswa berkunjung ke kebun hodroponik yang terletak di daerah Sigunggung Pekanbaru.  Sesampai di sana rombongan siswa langsung disambut oleh Ibu Endang pemilik Kebun Grace Hidroponik.   Siswa diajak berkeliling melihat-lihat kebun yang ditanami dengan selada, daun mint, sawi, kangkung dan lain-lain.

Di sini siswa diajarkan cara bertanam secara hidroponik.  “Hidroponik adalah menanam dengan memanfaatkan air dan tanpa menggunakan media tanah.” kata Ibu Endang.

Bertanam hidroponik dimulai dari menyemai benih di media tanam rockwol yang sebelumnya sudah dipotong-potong dan dibasahi dengan air mineral.  Selanjutnya rockwol dilubangi dengan lidi dan dimasukkan satu butir benih.

“Butuh kesabaran untuk memindahkan benih ke media tanam rockwol, ” ujar Ibu Endang.

Kemudian siswa juga dijelaskankan cara pencampuran nutrisi hidroponik.  Dan yang tak kalah seru anak-anak ikut melakukan serta memanen daun mint.  Mereka sangat senang bisa mencoba rasa daun mint.  Daun mint adalah sayuran yang biasa digunakan dalam produk permen, pasta gigi, shampo dan lain-lain yang menghasilkan rasa dingin dan pedas.

Salah satu keunggulan sayur hidroponik ini adalah bebas dari pestisida, hama dibasmi dengan menggunakan botol yang diberi lem perekat untuk menjebak hama.  Di akhir kunjungan siswa diajarkan cara mengemas sayur yang akan dipasarkan di supermarket.

Dengan kunjungan ini diharapkan dapat mengedukasi anak-anak tentang dunia pertanian dengan cara yang menyenangkan dan suatu saat nanti mereka dapat menjadi pelaku usaha di dunia pertanian.

You might also like More from author